Nama : Bryn Artha Patria
NPM : 28212399
Kelas : 3EB18
Dosen : Lenie Okviana
Dosen
Dosen adalah pendidik profesional dan ilmuwan dengan
tugas utama mentransformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu
pengetahuan, teknologi, dan seni melalui pendidikan, penelitian, dan
pengabdian kepada masyarakat
Profesi Dosen
Profesi
dosen merupakan bidang pekerjaan khusus yang dilaksanakan berdasarkan prinsip
sebagai berikut:
- Memiliki bakat, minat, panggilan jiwa, dan idealisme;
- Memiliki komitmen untuk meningkatkan mutu pendidikan, keimanan, ketakwaan, dan akhlak mulia;
- Memiliki kualifikasi akademik dan latar belakang pendidikan sesuai dengan bidang tugas;
- Memiliki kompetensi yang diperlukan sesuai dengan bidang tugas;
- Memiliki tanggung jawab atas pelaksanaan tugas keprofesionalan;
- Memperoleh penghasilan yang ditentukan sesuai dengan prestasi kerja;
- Memiliki kesempatan untuk mengembangkan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan belajar sepanjang hayat;
- Memiliki jaminan perlindungan hukum dalam melaksanakan tugas keprofesionalan;
Dosen wajib
memiliki kualifikasi akademik, kompetensi, sertifikat pendidik, sehat jasmani
dan rohani, dan memenuhi kualifikasi lain yang dipersyaratkan satuan pendidikan
tinggi tempat bertugas, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan
pendidikan nasional.
Hak dan Kewajiban
Dalam
melaksanakan tugas keprofesionalan, dosen berhak:
- Memperoleh penghasilan di atas kebutuhan hidup minimum dan jaminan kesejahteraan sosial;
- Mendapatkan promosi dan penghargaan sesuai dengan tugas dan prestasi kerja;
- Memperoleh perlindungan dalam melaksanakan tugas dan hak atas kekayaan intelektual;
- Memperoleh kesempatan untuk meningkatkan kompetensi, akses sumber belajar, informasi, sarana dan prasarana pembelajaran, serta penelitian dan pengabdian kepada masyarakat;
- Memiliki kebebasan akademik, mimbar akademik, dan otonomi keilmuan;
- Memiliki kebebasan dalam memberikan penilaian dan menentukan kelulusan peserta didik; dan
- Memiliki kebebasan untuk berserikat dalam organisasi profesi/organisasi profesi keilmuan.
Dalam
melaksanakan tugas keprofesionalan, dosen berkewajiban:
- Melaksanakan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat;
- Merencanakan, melaksanakan proses pembelajaran, serta menilai dan mengevaluasi hasil pembelajaran;
- Meningkatkan dan mengembangkan kualifikasi akademik dan kompetensi secara berkelanjutan sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni;
- Bertindak objektif dan tidak diskriminatif atas dasar pertimbangan jenis kelamin, agama, suku, ras, kondisi fisik tertentu, atau latar belakang sosioekonomi peserta didik dalam pembelajaran;
- Menjunjung tinggi peraturan perundang-undangan, hukum, dan kode etik, serta nilai-nilai agama dan etika; dan
- Memelihara dan memupuk persatuan dan kesatuan bangsa.
Cuti
Dosen berhak
memperoleh cuti
sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Selain cuti tersebut,
dosen juga dapat memperoleh cuti untuk studi dan penelitian atau untuk
pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan/atau olahraga
dengan tetap memperoleh gaji pokok, tunjangan yang melekat pada gaji, serta
penghasilan lainnya berupa tunjangan profesi, tunjangan khusus, tunjangan
kehormatan, serta maslahat tambahan yang terkait dengan tugas sebagai dosen
secara penuh.
Cuti untuk
studi dan penelitian tersebut diberikan oleh pimpinan perguruan tinggi kepada
dosen yang mempunyai jabatan fungsional sebagai berikut:
- Asisten ahli atau Lektor berhak mendapatkan cuti 5 (lima) tahun sekali;
- Lektor Kepala atau profesor berhak mendapatkan cuti 4 (empat) tahun sekali.
Studi dan
penelitian meliputi kegiatan:
- Pendidikan nongelar;
- Penelitian;
- Penulisan buku teks;
- Praktik kerja di dunia usaha atau dunia industri yang relevan dengan tugasnya;
- Pelatihan yang relevan dengan tugasnya;
- Pengabdian kepada masyarakat;
- Magang pada satuan pendidikan tinggi lain; atau kegiatan lain yang sejenis.
Masa Kerja
Dosen yang
diangkat oleh Pemerintah maupun yang diangkat pada satuan pendidikan tinggi
yang diselenggarakan oleh masyarakat dapat ditempatkan pada jabatan struktural
sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.
Dosen dapat
diberhentikan dengan hormat dari jabatan sebagai dosen karena:
- Meninggal dunia;
- Mencapai batas usia pensiun, pada usia 65 (enam puluh lima) tahun, namun Profesor yang berprestasi dapat diperpanjang batas usia pensiunnya sampai 70 (tujuh puluh) tahun.;
- Atas permintaan sendiri;
- Tidak dapat melaksanakan tugas secara terus-menerus selama 12 (dua belas) bulan karena sakit jasmani dan/atau rohani; atau
- Berakhirnya perjanjian kerja atau kesepakatan kerja bersama antara dosen dan penyelenggara pendidikan.
Dosen dapat
diberhentikan tidak dengan hormat dari jabatan sebagai dosen karena:
- Melanggar sumpah dan janji jabatan;
- Melanggar perjanjian kerja atau kesepakatan kerja bersama; atau
- Melalaikan kewajiban dalam menjalankan tugas selama 1 (satu) bulan atau lebih secara terus-menerus.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar